Tampilkan postingan dengan label KEINDAHAN MUHAMMAD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KEINDAHAN MUHAMMAD. Tampilkan semua postingan

Rabu, 31 Oktober 2012

Siapakah Teladan Dalam Hidupmu?



Mengingat dan mengabadikan kedua nama istimewa ini tidak hanya pada waktu kita hidup. Ternyata berdasarkan riwayat yang sampai kepada kita. Kelak ketika manusia mati di dalam kuburnya mereka akan ditanya dengan beberapa pertanyaan oleh malaikat Munkar dan Nakir.

Sebenarnya ini adalah gubahan khutbah Idul Adha saya kemarin. namun tidak ada salahnya jika berbagi kepada para sobat-sobat di sini.

 Allah telah mengutus para Rasul dan nabiNya, dalam sebuah riwayat dikatakan bilangan nabi mencapai 124.000 sedangkan Rasul ada 313 orang. Di antara sekian banyak utusannya itu yang ditutur di dalam Alqur'an tidak lebih dari 25 nabi. Dan diantara 25 nabi itu ada nabi-nabi yang menjadi pilihan Allah. Yang kemudian diberi gelar dengan sebuatan ulul 'azmi.
Yaitu mereka yang memiliki ketabahan, keuletan dan dedikasi di dalam menyebarkan kalimat Tauhid. Mengajak manusia meninggalkan sesembahan berhala dan batu menuju kepada sesembahan yang Haq yakni Allah SWT. Dari kelima 'ulul 'Azmi itu ada 2 nama yang diabadikan oleh Alqur'an dan diberi label uswatun hasanah di belakang nama mereka berdua. Siapakah mereka? Mereka adalah Rasulullah Muhammad saw dan Ibrahim as.

Jumat, 01 Juli 2011

Wasiat Rasulullah saw beberapa hari sebelum wafat



Wahai manusia , jika ada sebaik-baik petuah itulah petuah nabi kalian, 
manusia paling utama, Muhammad saw.
jika ada suri tauladan paling baik 
itulah tauladan yang diperlihatkan oleh nabi kalian, 
manusia yang hidup dalam kesederhanaan dan menanggung 
semua derita demi umatnya, dialah Muhammad saw

Pada suatu hari di Madinah, para sahabat mendengar suara Bilal memanggil mereka untuk berkumpul di mesjid. Kecemasan tampak pada wajah2 mereka. Mereka tahu sudah beberapa hari ini Nabi yang mulia jatuh sakit. Segera setelah mereka berada di mesjid, nabi keluar dari hujjrahnya, yaitu ruang kecil tempat tinggal Nabi disebelah masjid. Beliau dipapah Fadel & Ali, wajahnya pucat dan dahinya dibalut kain. Perlahan2 beliau menuju mimbar..


Beberapa orang sahabat sudah mulai terisak, sebagian besar menahan air mata.
Nabi lalu naik ke mimbar. Dia berkata, "Para hadirin, mendekatlah, berilah tempat kepada yang berada dibelakang kalian."
Orang2 merapat, mereka melihat kebelakang, tapi tidak ada orang lagi. Nabi masih menyuruh agar orang2 untuk merapatkan tubuhnya.

Selasa, 22 Februari 2011

Muhammad saw di mata para tokoh dunia

Nabi Muhammad adalah sosok yang begitu di puja oleh umat Islam, sebagai manusia sempurna dengan membawa rahmat bagi alam, cerita tentang kehidupannya ratusan tahun yang lalu masih menjadi topik yang hangat untuk di perbincangkan oleh para pakar di seluruh dunia, mari kita simak pendapat para pakar dunia di bawah ini :


MAHATMA GANDHI (Komentar mengenai karakter Muhammad di YOUNG INDIA) :
Pernah saya bertanya-tanya siapakah tokoh yang paling mempengaruhi manusia. Saya lebih dari yakin bahwa bukan pedanglah yang memberikan kebesaran pada Islam pada masanya. Tapi ia datang dari kesederhanaan, kebersahajaan, kehati-hatian Muhammad; serta pengabdian luar biasa kepada teman dan pengikutnya, tekadnya, keberaniannya, serta keyakinannya pada Tuhan dan tugasnya. Semua ini menyingkirkan segala halangan.

Minggu, 19 Desember 2010

Muhammad SAW dan Pengemis Buta



00.jpg

Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, “Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya.”

Kamis, 10 Juni 2010

keagungan dan keindahan Muhammad saw (bag 2)

MUHAMMAD SAW KEHEBATAN DAN KEINDAHANNYA (2)

Ketika berbicara tanggal 12 Rabiul Awal maka ingatan  kita akan tertuju kepada sebuah peristiwa 14 abad yang lalu di mana manusia sempurna, nabi penutup telah dilahirkan ke muka bumi yang bernama Muhammad saw.  Informasi yang kita terima hanya menyebutkan beliau lahir pada waktu tahun gajah, karena saat itu tentara gajah Abrahah akan menyerang kota suci Mekah. Ditengarai saat itu tahun Masehi menunjukkan angka 571 atau abad ke 6, masa di mana dunia ketika itu tengah dilputi  oleh kegelapan. Gelap karena manusia menuhankan banyak tuhan, aturan kitab suci diabaikan dan penindasan oleh tirani kekuasaan membentang dari dunia timur hingga Barat. Ada dua kekuatan besar yang memerintah dunia pada waktu itu, pertama  Romawi kedua Persia.  Romawi sangat identik dengan kekristenannya dan Persia identik dengan Majusinya (menyembah api).

keagungan dan keindahan Muhammad saw (bag 1)



KEAGUNGAN DAN KEINDAHAN MUHAMMAD SAW (1)


Saudaraku, islam sampai kepada kita saat ini tidak lain berkat jasa Baginda Rasulullah Muhammad SAW sebagai sosok penyampai risalah Allah SWT yang benar dan di ridhoi. Kelak  di Padang Mahsyar, tiap umat Islam pasti akan meminta syafa’at dari beliau SAW dan menginginkan berada di barisan beliau SAW. Namun, pengakuan tidaklah cukup sekedar pengakuan. Pasti yang mengaku umat beliau SAW akan berusaha mengikuti jejak beliau dengan jalan mengikuti sunnah-sunnah beliau dan senantiasa membasahi bibir ini dengan mendo’akan beliau dengan cara memperbanyak bersholawat kepada beliau SAW.
Sejarah tak akan mampu mengingkari betapa indahnya akhlak dan budi pekerti Rasulullah tercinta, Sayyidina Muhammad Sholallohu ‘alaihi wa sallam hingga salah seorang istri beliau, Sayyidatina A’isyah Rodhiyallahuanha mengatakan bahwa akhlak Rasulullah adalah “Al-Qur’an”. Ia bagaikan mutiara yang nampak indah dipandang dari sisi manapun. Senyumnya indah, cara berpakiannya indah, cara berjalannya indah, tutur katanya indah, karena beliau adalah keindahan itu sendiri. Sungguh tidaklah menghernakan bila beliau bernama Muhammad (yang terpuji). Tidak satu perkataan Rasulullah merupakan implementasi dari hawa nafsu beliau, melainkan adalah berasal dari wahyu ilahi. Begitu halus dan lembutnya perilaku keseharian beliau. Rasulullah SAW adalah sosok yang mandiri dengan sifat tawadhu’ yang tiada tandingnya.
Beliau menjahit sendiri pakaiannya yang koyak tanpa harus menyuruh istrinya. Membenahi sandalnya yang sudah rusak adalah kebiasaannya. Dalam berkeluarga, beliau adalah sosok yang ringan tangan dan tidak segan-segan untuk membantu pekerjaan istrinya di dapur. Selain itu dikisahkan bahwa beliau tiada merasa canggung makan disamping seorang tua yang penuh kudis, kotor lagi miskin. Beliau adalah sosok yang paling sabar dimana ketika itu pernah kain beliau ditarik oleh seorang badui hingga membekas merah dilehernya, namun beliau hanya diam dan tidak marah.
Dalam satu riwayat dikisahkan bahwa ketika beliau mengimami sholat berjamaah, para sahabat mendapati seolah-olah setiap beliau berpindah rukun terasa susah sekali dan terdengar bunyi yang aneh. Seusai sholat, salah seorang sahabat, Sayyidina Umar bin Khatthab bertanya, “Ya Rasulullah, kami melihat seolah-olah baginda menanggung penderitaan yang amat berat. Sedang sakitkah engkau ya Rasulullah? “Tidak ya Umar. Alhamdulillah aku sehat dan segar.” Jawab Rasulullah. “Ya Rasulullah, mengapa setiap kali Baginda menggerakkan tubuh, kami mendengar seolah-olah sendi-sendi tubuh baginda saling bergesekkan? Kami yakin baginda sedang sakit”. Desak Sayyidina Umar penuh cemas.
Akhirnya, Rasulullahpun mengangkat jubahnya. Para sahabatpun terkejut ketika mendapati perut Rasulullah SAW yang kempis tengah di lilit oleh sehelai kain yang berisi batu kerikil sebagai penahan rasa lapar. Ternyata, batu-batu kerikil itulah yang menimbulkan bunyi aneh setiap kali tubuh Rasulullah SAW bergerak. Para sahabatpun berkata, “Ya Rasulullah, adakah bila baginda menyatakan lapar dan tidak punya makanan, kami tidak akan mendapatkannya untuk tuan?”. Baginda Rasulullah pun menjawab dengan lembut, “Tidak para sahabatku. Aku tahu, apapun akan kalian korbankan demi Rasulmu. Tetapi, apa jawabanku nanti dihadapan Allah, apabila aku sebagai pemimpin, menjadi beban bagi umatnya? Biarlah rasa lapar ini sebagai hadiah dari Allah buatku, agar kelak umatku tak ada yang kelaparan di dunia ini, lebih-lebih di akhirat nanti.
Teramat agung pribadi Rasulullah SAW sehingga para sahabat yang ditanya oleh seorang badui tentang akhlak beliau SAW hanya mampu menangis karena tak sanggup untuk menggambarkan betapa mulia akhlak beliau SAW. Beliau diutus tidak lain untuk menyempurnakan akhlak manusia dan sebagai suri tauladan yang baik sepanjang zaman.
Dalam riwayat yang lain, sebagaimana dituturkan oleh Anas bin Malik pembantu rumah tangga beliau. Suatu ketika aku menghidangkan makan malam untuk Rasulullah. Tiba giliran beliau akan menyantap makanannya terdengarlah ketukan di muka pintu, seorang peminta-peminta. Beliau lalu mempersilahkan tamunya masuk dan menyuruh aku mengambil sebuah mangkuk lagi. Padahal aku tahu makanan yang tersisa malam itu hanyalah satu mangkuk itu yang hanya cukup untuk Rasulullah. Lampu kemudian dimatikan oleh Rasulullah, dengan penuh semangat dan senyum yang menawan beliau mempersilahkan tamunya menikmati makan malam sementara Rasulullah hanya memegang mangkuk yang kosong. Rupanya temaram malam telah menghalangi pandangan sang tamu tidak dapat melihat dengan jelas bahwa Rasulullah hanya menyantap angin. Setiap kali sendok Rasulullah beradu dengan bibir mangkuk  hatiku semakin terenyuh dan menangis.  Setelah makan malam selesai Rasulullah kembali menghidupkan lampu untuk menunjukkan kepada sang tamu bahwa beliaupun makan dengan lahapnya sehingga mangkuknya terlihat bersih seperti belum digunakan. Maka dengan senyum yang mengembang tamu itupun puas menikmati mkan malam dan memohon pamit kepada baginda Rasulullah.
Saudaraku, sungguh kehadiran Rasulullah SAW adalah untuk menyempurnakan akhlak manusia lewat segala hal yang beliau contohkan kepada umat manusia. Beliau tidak pernah pandang bulu dalam hal menghargai manusia, penuh kasih sayang, tidak pernah mendendam, malahan beliau pernah menangis ketika mengetahui bahwa balasan kekafiran adalah neraka yang menyala-nyala hingga menginginkan umat manusia untuk meng-esakan Allah SWT.
Cukup kiranya beliau yang jadi suri tauladan kita, umat islam khususnya yang hari ini sebagian sudah sangat jauh dari akhlak Rasulullah, baik dalam tindakan maupun perkataan yang menyejukkan. apa yang dikatakan oleh seorang sastrawan Pakistan, Muhammad Iqbal dalam salah satu karyanya dapat kita jadikan renungan bersama dimana beliau berkata: “Barangsiapa yang mengaku umat Nabi Muhammad, hendaklah berakhlak seperti beliau (Nabi Muhammad)”.
Dalam salah satu hadits dikatakan bahwa “Belum beriman seseorang sehingga aku (Rasulullah Muhammad SAW) lebih dicintainya daripada ayahnya, anak-anaknya dan seluruh manusia”(HR. Bukhari). Kita tidak tahu apakah nanti akan di akui Rasulullah sebagai umatnya atau tidak kelak di yaumil kiamah. Namun satu yang pasti bahwa semua ingin berada di barisan beliau. maka, marilah kita sama-sama berusaha untuk mengikuti akhlak beliau SAW semampu diri kita, sebagai suri tauladan kita yang utama, memperbanyak ucapan sholawat untuknya, membela sunnahnya, bukan malah membelakanginya (mari berlindung dari hal demikian), sebagai bagian dari rasa cinta kita terhadapnya.
Saudaraku, mari kita sampaikan salam dan sholawat kepada beliau SAW, yang dengannya kita akan beroleh cinta dan Syafa’atnya kelak di yaumil mahsyar. insya Allah…Amiin.
Allahumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammad, wa ‘alaa aalihi wa shohbihi ajma’iin…Wallahu a'lam bish-showab.   bersambung.......


Selamat datang di Paytren. Untuk menjadi mitra Paytren ada beberapa tahap yang harus anda lalui : *TAHAP 1*   1. CALON MITRA DOWNLO...