Senin, 16 Maret 2015

BULAN TERE LIYE




Ketika aku datang ke toko buku di kotaku  mataku terpaku pada rak-rak buku best seller. sebuah cara mudah untuk mendapatkan buku yang layak untuk dibaca. hehehe.

Tanpa sengaja pandanganku tertuju deretan buku karangan Tere liye. Siapa sih yang gak kenal nama kondang yang menghasilkan novel-novel best seller ini. gak taggung-tanggung, aku langsung beli 3 buah. untuk menuntaskan dahagaku setelah sekian lama tidak melahap novel.

Bulan adalah Novel kedua setelah Bumi sebagai novel pertama. Sepertinya ini akan menjadi kwartet, bukan trilogi seperti kebanyakan novel yang akhir-akhir ini booming.

Halaman pertama mulai aku buka. aku memang penasaran dengan sinopsis di bagian belakang buku tentang Sely, gadis remaja yang tangannya mampu mengeluarkan petir.

cerita dimulai dengan alur pemaparan belut listrik oleh pak  Gun. salah satu guru pengampu pelajaran fisika. mengapa belut bisa menghasilkan listrik dan berapa volt yang dihasilkan oleh seekor belut listrik. Fantastiknya seeekor belut listrik bisa  menghasilkan 600 volt. cukup untu menerangi isi rumah bahkan untuk menyalakan laptop atau komputer PC mu.

Novel  ini berkisah tentang persahabatan Raib, Sely dan Ali. tiga anak muda yang memiliki kelebihan menakjubkan. Kalau kamu kebetulan penggemar film Avatar, Ang, tentang invasi dari negara Api yang menyerang  negara Bumi,  air dan Udara maka Novel ini juga berlatar belakang tentang Klan Bumi, matahari, bulan dan bintang.

Baik kita kembali ke tokoh utama novel ini. Raib adalah gadis keturunan dari Klan Bulan yang memiliki pukulan salju dan kekuatan menghilang kayak Jessica Alba sebagai Sue Storm dalam Fantastic Four. Sely keturunan dari klan matahari yang dapat mengeluarkan petir dari kedua belah tangannya sementara Ali sendiri dari klan bumi yang bisa berubah menjadi Beruang besar jika sedang marah hebat kayak Jacob Black dalam film Twilight  keturunan Quileute dan juga merupakan shape-shifter--orang yang mampu mengubah diri menjadi Serigala. keren kan? bakalan gimana ceritanya novel ini.

Usai ulangan semester di SMU ketiga sahabat ini kemudian melakukan liburan ke Klan Matahari selama 2 minggu, di dampingi Miss Selena, angota klan Matahari yang menyamar menjadi guru matematika.

Perjalanan ditempuh dengan membuka pintu portal ke Klan Matahari. Pada dasarnya antar dunia terdapat pintu yang saling berhubungan (paralel). Hanya orang-orang khusus yang dapat membuka portal tersebut. Raib atau yang biasa dipanggil Ra memiliki kemampuan itu. Liburan kali ini mereka mendapatkan teman Ily, salah satu lulusan akademi di Klan Bulan serta Av, penjaga perpustakaan.

Mereka berlima mendarat di Klan Matahari tepat di tengah-tengah stadion di kota Ilios.  kebetulan sedang diselenggarakan perhelatan tahunan, festival bunga matahari. ada 9 kontingen yang ikut serta dalam perlombaan kali ini. dan sebagai kontingen kesepuluh adalah kontingen dari Raib, Sely, Ali dan Ily. itupun atas desakan dari ketua konsil Fala-tara-nata IV. Av sebagai orang tua yang memimpin rombongan sebenarnya keberatan. sebab hal itu tidak diberitahukan terlebih dahulu. Namun ketua Konsil mengatakan tidaklah mengapa, justru ini sebuah kehormatan sebagai tamu di Klan matahari sekaligus mengukkuhkan persaudaraan yang akan terajut seetelah sekian ribu tahun pintu portal Matahari ditutup untuk Klan Bulan. Av akhirnya menyerah, tak kuasa menolak permintaan itu.Av dan Miss Selena sebenarnya khawatir sebab kempat anak-anak itu masih terlalu muda untuk ikut kompetisi ini.

kisah petualangan mereka dalam rangka mencari bunga matahari yang mekar pertama kali di seantero negeri Matahari menjadi menarik untuk disimak. jika kamu pernah menyaksikan film The Hunger Games yang disutradarai Gary Ross maka kisahnya hampir mirip. untuk mendapatkan bunga matahari itu mereka harus membaca petunjuk alam dan melalui berbagai rintangan berat.

Empat sekawan ini menunggangi harimau putih salju. Petualangan dimulai dari padang perdu yang dihuni oleh seorang perempuan paruh baya, Hana tara-hata, dengan jutaan lebah piaraannya yang eksotis. Ra dkk banyak diberitahu oleh Hena kisah di balik Festival bunga matahari.
Rintangan kedua adalah ketika mereka melewati hutan yang dihuni banyak Gorila. di sini kemampuan mereka mulai diuji. Tangan petir sely, kelihaian olah tombak perak Ily, kemampuan menghilang Ra dan tentu saja si jenius Ali.

Kalau dalam kompetisi tahun-tahun sebelunya sesama peserta acapkali dijumpai saling menyerang dan membinasakan, maka peraturan tahun ini lebih ketat. Penyerangan kepada kontingen lain adalah larangan keras. namun demikian ternyata dala perjalanan mereka ada kontingen lain yang ingin nyawa mereka lenyap selama-lamanya.

Ada hal yang membuatku tertawa. bagaimana tidak. adegan ketika mereka sampai di sebuah danau untuk menemukan petunjuk kedua di mana mereka harus menyeberangi danau dengan menaiki perahu nelayan. syarat yag diajukan oleh nelayan itu adalah tebak-tebakan. kayak film Upin dan Ipin. ketika Upin dkk akan masuk ke gerbang harta karun yang ditunggui oleh raksasa batu. syarat yang diajukan adalah tebak-tebakan. hehehe mungkin Tere liye sempat lihat Upin Upin kali ye. sehingga terinspirasi dari situ. salah satu tebakannya seperti ini :

"Semakin banyak kamu mendapatkannya, justru semakin kamu tidak bisa melihatnya" (hal.204)


Apakah semua tebakan bisa dijawab oleh kontingen Ra? dan rintangan apa saja yang akan ditemui oleh Ra dkk? Temukan sendiri di novelnya.

Dalam novel ini Tere Liye ingin memberitahukan kepada kita bahwa jika manusia tidak punya ambisi keserakhan, berjiwa baik dan suka menolong Tuhan akan menganugerahi keberkahan dan kemudahan dari pintu yang tidak disangka-sangka.

Ini terlihat ketika kontingen Ra senantiasa mendapatkan pertolongan di tengah kesulitan mereka. dimulai dari Pemburu Timur yang menunggang macan tutul yang memandu perjalanan hingga memberikan obat penawar racun dari bisa yang paling mematikan.

Alur cerita memang susah ditebak, tapi ini justru yang menjadikan novel ini semakin menarik untuk diikuti. Ada rahasia yang ditutupi selama 400 tahun akhirnya terkuah justru di saat diketemukannya bunga matahari yang mekar di kali pertama. Sang maestro pembuat makar ini justru pemimpin konsil sendiri Fala-tara-nata IV. 

Festival ini diadakan tidak lebih dari memuaskan ambisi pribadinya akan kekuatan tiada tara yang akan dihasilkan dari bunga matahari. seperti dalam lakon Dragon Ball. ketika bola ketujuh ditemukan sang Naga akan memberikan permintaan apapun yang diinginkan. Di samping itu Fala-tara-nata IV juga mempunyai keinginan akan membangunkan makhluk menyeramkan yang terpenjara selama 400 tahun di bawah penjara bawah bayangan.


Novel ini berakhr happy ending namun menyisakan kepedihan karena sahabat mereka Ily harus meninggal sebab serangan mematikan dari Fala-tara-nata IV akibat petir biru dr kedua tangannya. 
Nove ini masih akan berlanjut pada serial berikutnya Matahari.  selamat berburu novelnya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ISTIKQOMAH MEMANG SULIT

Dulu di awal mula aku bikin blog ini, semangatnya bukan main. Blog ini benar benar aku mulai dari nol. Berawal dari sering buka alamat blo...