Kamis, 31 Maret 2011

BIOGRAFI DAN KISAH ABU NAWAS



Tentu sudah tidak asing lagi di telinga kita akan nama sang tokoh kocak “Abu Nawas”  saking masyhurnya nama tersebut hingga kadang kita tidak mengetahui siapa   nama asli dia sebenarnya. Nama asli Abu Nawas adalah Abu Ali al-Hasan bin Hani al-Hakami. Dia dilahirkan pada 145 H (747 M ) di kota Ahvaz di negeri Persia (Iran sekarang), dengan darah dari ayah Arab dan ibu Persia mengalir di tubuhnya. Ayahnya, Hani al-Hakam, merupakan anggota legiun militer Marwan II. Sementara ibunya bernama Jalban, wanita Persia yang bekerja sebagai pencuci kain wol. Sejak kecil ia sudah yatim. Sang ibu kemudian membawanya ke Bashrah, Irak. Di kota inilah Abu Nawas belajar berbagai ilmu pengetahuan.

Selasa, 22 Maret 2011

A Man and His Crying

   
Rasanya mungkin aneh sewaktu saya mengatakan pada seseorang "Ayolah kawan, menangislah, Jangan simpan tangismu kalau memang ada yang ingin kamu tangisi". Mungkin (lagi !) hal tersebut tidak akan menjadi aneh kalau saya mengatakan hal tersebut pada seorang teman wanita, tapi masalahnya saya mengatakannya pada seorang teman lelaki. Namun, apakah pendapat seperti itu memang benar ataukah salah ? Tapi satu hal yang pasti, saya mengatakan hal tersebut bukan lantaran ingin menunjukkan saya lebih tegar dibanding dia dan ingin menunjukkan kelemahannya, atau biar saya bisa berbicara " ternyata dia seorang yang cengeng" atau pendapat-pendapat yang bertendensi melemahkan kaum lelaki lainnya. Tentu saya tidak berani, sebab dia ataupun kaum lelaki lainnya pasti tidak menyukai hal tersebut dan saya pasti akan mendapatkan kritik yang begitu banyak.

Love is Like Waiting For a Bus

 

   
Pernah jatuh cinta? jawabannya mesti iyaaa..... dong! pernah punya adik yang jatuh cinta? jawabannya bisa iya bisa enggak. Taruhlah kamu mempunyai seorang adik perempuan yang lagi jatuh cinta, cinta pertama lagi.  Lalu kamu memberi saran, tetap saja tidak mempan, kamu beri nasehat malah dianggap sok tahu. kamu ajak sharing malah dibilang "mind your bisnis!" lha ya iya...orang lagi jatuh cinta itu segalanya tampak indah. semua omongan tidak akan pernah didengar kecuali dari orang yang sedang ia sayangi. tapi jangan putus asa, ada baiknya kamu ceritakan kepadanya tentang ibarat cinta. cinta itu laksana menunggu bus.

Senin, 21 Maret 2011

Air Mata Ibu






Ibu menangis. Air mata mengucur di pipinya yang cekung. Ketika itu aku
baru selesai berdzikir setelah mengimaminya. Tasbih ditangannya terus
berputar, bersama dzikir yang terus terlantun dari bibirnya. Ibu khusyuk
dalam isak dan deraian air mata.  "Kenapa Ibu menangis?" pertanyaan itu terpaksa kusimpan. Aku tidak akan mengganggu Ibu yang masih khusyuk dengan dzikir. Aku memikirkan berbagai kemungkinan penyebab menangisnya Ibu. Mungkinkah kematian Bapak? Tapi,  bukankah kematian Bapak sudah lama sekali? Sudah lima tahun. Atau karena tanah kuburan Bapak yang tidak mendapat izin untuk dibeton dan hanya boleh didirikan batu nisan. Hal itu tidak akan membuat Ibu menangis. Aku sangat  mengenal Ibu. Ibu paling tidak menyukai hal-hal yang berbau kemewahan. Ibu  selalu ingin menginginkan kesederhanaan.
Kenapa Ibu menangis? Sayang aku sangat jarang pulang dan tidak bertemu Ibu
setiap hari. Hingga aku kurang mengetahui keadaan Ibu belakangan ini.
Mungkin ada suatu persoalan yang membebaninya....

Minggu, 20 Maret 2011

MARAH DAN PAKU



Suatau ketika terdapatlah seorang anak lelaki pemarah. siapapun diantara kita yang memiliki anak pemarah pasti bisa merasakan dan dengan cara berbeda pula kita menangani kasus semacam ini. sang bapak kemudian memberikan solusi dengan cara memberinya paku 50 buah. 
"Nak, ketika engkau marah maka gunakan paku itu lalu pakulah pagar di belakang rumah!" 
Dan begitu seterusnya di setiap sang anak marah ia kemudian menancapkan paku  di pagar belakang rumahnya.

Kita perlu berguru kepada BANGSA HEBAT!

Jepang pasca stunami 2011
Ada yang membuat saya miris sekaligus tergetar ketika mengikuti perjalanan Jepang menghadapi musibah beruntun dimulai dari gempa bumi, stunami dan kebocoran pada PLTNnya. Berawal  ketika gempa mengguncang kita bisa saksikan  mereka sangat tenang, tidak kelihatan gugup atau ketakutan. Bahkan ketika saya membuka Youtube tentang video-video seputar rescue terhadap penduduk  ketika stunami melanda  serta  sikap masyarakat jepang ketika antre menaiki tangga gedung dengan sangat tertib tidak ada satupun yang saling serobot, apalagi saling sikut. Tidak hanya itu, di sana  tidak kita dapati rebutan bantuan sembako (kayak negeri kita) mereka tetap sabar dalam kekurangan yang mendera. Harga kebutuhan pokok juga terkendali dengan sangat baik (berbeda jauh dengan negeri kita yach...keadaan seperti ini malah digunakan sebagian orang untuk meraup 'durian runtuh'...hik..hik..hik . nangis.com)

Sabtu, 05 Maret 2011

Mengukur kecintaan kita terhadap anak dan harta benda



Memasukkan mobil ke dalam garasi adalah hal biasa yang kita lakukan. artinya banyak kebiasaan-kebiasaan serupa yang saban hari kita lakukan.  Tetapi ketika kita dapati ada lecet sedikit di bagian bamper depan atau body samping mobil apa yang lalu terjadi pada diri kita? waaah...mobilku lecet! mobilku tergores! celakaa...! seolah sesuatu luar biasa telah menimpa mobil kita.  

Kamis, 03 Maret 2011

Betapa shalat kita kecil tak berarti untuk membeli surga

 
 
 Salah satu tanda seorang muslim adalah melaksanakan sholat 5 waktu dalam sehari semalam sebagai bukti ketaatan dan bentuk kepasarahan kepada Allah SWT.  Tapi pernahkah kita menghitung berapa menit kita shalat saban rekaatnya? Berapa lamakah kita shalat dalam sehari semalam? Jika setiap rakaat kita perkirakan dua menit, maka dalam sehari-semalam jumlahnya ada 34 menit. Artinya?

misteri segitiga bermuda terkuak




dengan satu nama ini siapapun mesti sudah tak asing lagi. ya, segitiga bermuda, sebuah nama yang menyimpan misteri besar hingga kini. Sebenarnya wilayah Segitiga Bermuda ini tak benar bila dikatakan segitiga, sebab atas-batas dari petunjuk kapal-kapal atau pesawat terbang yang hilang sudah melebihi dari bentuk bsegitiga itu. Segitiga itupun hanya merupakan imajinasi saja. Bila kita ambil peta, kita buka di bagian Amerika Tengah, di sana terdapat banyak kepulauan Hindia Barat. Untuk mengetahui bagaimana bentuk dari Segitiga Bermuda itu, kita tarik garis dari kota Miami ke kota San Juan di Puerto Rico; dari San Juan ke pulau Bermuda; dan kembali ke Miami di daerah Florida, Amerika.

ISTIKQOMAH MEMANG SULIT

Dulu di awal mula aku bikin blog ini, semangatnya bukan main. Blog ini benar benar aku mulai dari nol. Berawal dari sering buka alamat blo...