Kamis, 21 Oktober 2010

Misteri tembok Zulkarnain- Ya'juj Ma'juj ( 2 )

lukisan abad 16 Iran, yang menggambarkan pembangunan benteng Ya'juj Ma'juj

Sesudah kita mengetahui letak benteng Ya'juj ma'juj berada ( part I ) yang lalu. Apakah pada masa lalu pernah diadakan ekspedisi penelusuran bentang tersebut? dari sejumlah data yang saya dapatkan, benteng misterius ini pernah dilacak keberadaannya pada masa dinasti Abasyiah,  tepatnya di bawah kepemimpinan Al Watsiq Billah.
Ekspedisi ini menelan dana  tidak tanggung-tanggung sekitar 5000 dinar. Dinar adalah mata uang tertinggi yang setara dengan emas. Ekspedisi ini bermula ketika beliau bermimpi pada suatu malam bahwa benteng Ya'juj Ma'juj yang dibuat oleh Dzulkarnain telah terbuka. maka mulailah ekspedisi besar  di bawah pimpinan Sallam, staf peneliti pada masa Khalifah al-Watsiq Billah (Abbasiah) dilekasi (start).




Mimpi itu mendorong Khalifah untuk mengetahui perihal tembok  saat itu juga di mana lokasi pastinya. Al-Watsiq menginstruksikan kepada Sallam untuk mencari tahu tentang tembok itu. Saat itu sallam ditemani 50 orang.  masih menurut Nuzhat al-Musytaq, buku geografi, karya al-Idrisi, Al-Watsiq Rombongan Sallam berangkat ke Armenia. Di situ ia menemui Ishaq bin Ismail, penguasa Armenia. Dari Armenia ia berangkat lagi ke arah utara ke daerah-daerah Rusia. Ia membawa surat dari Ishaq ke penguasa Sarir, lalu ke Raja Lan, lalu ke penguasa Faylan (nama-nama daerah ini tidak dikenal sekarang). Penguasa Faylan mengutus lima penunjuk jalan untuk membantu Sallam sampai ke pegunungan Ya’juj-Ma’juj.

27 hari Sallam mengarungi puing-puing daerah Basjarat. Ia kemudian tiba di sebuah daerah luas bertanah hitam berbau tidak enak. Selama 10 hari, Sallam melewati daerah yang menyesakkan itu. Ia kemudian tiba di wilayah berantakan, tak berpenghuni. Penunjuk jalan mengatakan kepada Sallam bahwa daerah itu adalah daerah yang dihancurkan oleh Ya’juj-Ma’juj tempo dulu. Selama 6 hari, berjalan menuju daerah benteng. Daerah itu berpenghuni dan berada di balik gunung tempat Ya’juj-Ma’juj berada.
Sallam kemudian pergi menuju pegunungan Ya’juj-Ma’juj. Di situ ia melihat pegunungan yang terpisah lembah. Luas lembah sekitar 150 meter. Lembah ini ditutup tembok berpintu besi sekitar 50 meter.

Dalam Nuzhat al-Musytaq, gambaran Sallam tentang tembok dan pintu besi itu disebutkan dengan sangat detail (Anda yang ingin tahu bentuk detailnya, silakan baca: Muzhat al-Musytaq fi Ikhtiraq al-Afaq, karya al-Syarif al-Idrisi, hal. 934 -938).

Al-Idrisi juga menceritakan bahwa menurut cerita Sallam penduduk di sekitar pegunungan biasanya memukul kunci pintu besi 3 kali dalam sehari. Setelah itu mereka menempelkan telinganya ke pintu untuk mendengarkan reaksi dari dalam pintu. Ternyata, mereka mendengar gema teriakan dari dalam. Hal itu menunjukkan bahwa di dalam pintu betul-betul ada makhluk jenis manusia yang konon Ya’juj-Ma’juj itu.

Ya’juj-Ma’juj sendiri, menurut penuturan al-Syarif al-Idrisi dalam Nuzhat al-Musytaq, adalah dua suku keturunan Sam bin Nuh. Mereka sering mengganggu, menyerbu, membunuh, suku-suku lain. Mereka pembuat onar, dan sering menghancurkan suatu daerah. Masyarakat mengadukan kelakuan suku Ya’juj dan Ma’juj kepada Iskandar Dzul Qarnain, Raja Macedonia. Iskandar kemudian menggiring (mengusir) mereka ke sebuah pegunungan, lalu menutupnya dengan tembok dan pintu besi.

Menjelang Kiamat nanti, pintu itu akan jebol. Mereka keluar dan membuat onar dunia, sampai turunnya Nabi Isa al-Masih.

Dalam Nuzhat al-Musytaq, al-Syarif al-Idrisi juga menuturkan bahwa Sallam pernah bertanya kepada penduduk sekitar pegunungan, apakah ada yang pernah melihat Ya’juj-Ma’juj. Mereka mengaku pernah melihat gerombolan orang di atas tembok penutup. Lalu angin badai bertiup melemparkan mereka. Penduduk di situ melihat tubuh mereka sangat kecil. Setelah itu, Sallam pulang melalui Taraz (Kazakhtan), kemudian Samarkand (Uzbekistan), lalu kota Ray (Iran), dan kembali ke istana al-Watsiq di Surra Man Ra’a, Iraq. Ia kemudian menceritakan dengan detail hasil penelitiannya kepada Khalifah.
Kalau menurut penuturan Ibnu Bathuthah dalam kitab Rahlat Ibn Bathuthah pegunungan Ya’juj-Ma’juj berada sekitar perjalanan 6 hari dari Cina. Penuturan ini tidak bertentangan dengan al-Syarif al-Idrisi. Soalnya di sebelah Barat Laut Cina adalah daerah-daerah Rusia.

Bagimanakah benteng itu akan luluh lantak?

Tentang bagaimana benteng itu akan jebol kelak, hanya Allah lah yang Maha Mengetahui, sejauh ini manusia hanya bisa memprediksi, kalau itu betul berarti itulah yang disebut kebetulan, kalau memang salah ya namanya juga prediksi...hehehe
Dalam diskusi kecil yang sering aku selenggarakan ama istri tercinta (ceilee) maka munculah beberapa kemungkinan yang nantinya bakal menjadi penyebab jebolnya tembok itu :

1. Tembok itu jebol  karena ulah manusia yang pada demen main uji coba nuklir. seperti lazimnya uji coba nuklir manusia akan mencari sasaran tempat atau daerah  yang tidak berpenghuni...nah siapa tahu karena dipandang daerah itu hanya terdiri dari gunung dan bebukitan manusia lantas melesatkan bom mereka ke arah Georgia tersebut.

2. karena dunia ini terlibat dalam perang nuklir maka masing-masing negara kelak akan menggunakan seluruh armada perangnya terlebih bom jarak jauh mereka dengan memasang hulu ledak nuklir yang super dahsyat. bisa dibayangkan kalau itu nanti menghantajm tembok Ya'juj Ma'juj maka pecahlah tembok tersebut.

3.  masih ingat tentang temuan gunung berapi raksasa yang super luas di bawah permukaan tanah Arab sebelah barat, yang jika dirunut itu sangat berdekatan dengan Turki dan Georgia, kalau nanti gunung itu meledak dan atau terjadi gempa bumi tektonik yang dahsyat, daerah Arab dan sekitarnya bisa terkena imbas, termasuk tembok besi tersebut juga akan luluh lantak karenanya. masih ingat gempa Jogja 2006 silam, 80 % bangunan Jogja rata dengan tanah.  konon gempa  saat itu hanya berskala 5,6 R.

4. Bumi, entah tahun berapa akan dihujani komet, seperti 172 juta tahun yang lalu yang membinasakan species Dinosaurus dan sesamanya, menurut penyelidikan para ahli, bumi saat ini sedang memasuki lintasn orbit kabut ORCH, yang berisikan berjuta-juta kubik batu angkasa. jika bumi benar-benar masuk pada inti kabut ini, maka bumi akan seperti dibombardir berjuta-juta meteor yang siap menghancurkan apapun. dimungkinkan meteor dlm jumlah besar akanmenghantam tembok besi lalu meluluh lantakkannya. kalau memang demikian, apakah sepecies manusia juga tidak akan punah?  karena manusia makhluk antisipatif, sangat dimungkinkah mereka telah memeiliki peralatan yang super canggih, atau sebuah tempat perlindungan yang aman jika hujan komet itu akan terjadi. maka selamatlah mereka.

5. X files, kemungkinan ini hanya Allah sajalah yang Maha Tahu.

bersambung.......




diramu dari berbagai sumber :  Wikipedia, dan sumber-sumber yang kesemuanya sama baik isi maupun tulisannya, saya sebut satu diantaranya: www.ikhansamedia.multiply.com


 

1 komentar:

  1. salam sejahtera, saya menaruh minat yang agak besar berkenaan isu tembok/benteng yang suatu masa dulu telah diusahakan oleh penguasa Zulkornain dengan kerjasama penduduk seterpat sepertimana tersebut didalam kitab suci al-quran al-karim. Akan tetapi cabarannya kepada umat islam, di manakah sebenarnya letak tembok itu di atas peta dunia hari ini, maksud saya jika boleh disebut pada Longitud & Latitud mana lokasi sebenarnya tembok itu? atau pada jarak berapa meter timur dari Greenwich & berapa meter utara dari Equitor merujuk RSO?. Mohonlah kepada sesiapa yang ada pengetahuan yang SOHEH dalam perkara ini tolong beri pencerahan. Terimakasih

    BalasHapus

ISTIKQOMAH MEMANG SULIT

Dulu di awal mula aku bikin blog ini, semangatnya bukan main. Blog ini benar benar aku mulai dari nol. Berawal dari sering buka alamat blo...