Rabu, 18 Agustus 2010

Ramadhanku sayang Ramadhanku malang

Aku baru sadar ternyata udah nyaris satu bulan ini aku tidak menengok blog kesayanganku. Sayang banget kan....padahal 'tagihan' yang harus dikeluarkan tetap aja sama...hehehe. tapi gak apa-apa. yang penting sekarang kan udah eksis lagi. Hai every body bagaimana kabar kalian hari ini? hmmmm lega rasanya bisa nulis kembali. Bisa mengelus lagi  tut-tut papan keyboard, rasanya kayak orang lagi belajar komputer, di setiap sentuhan terasa agak keras gitu, kayak orang kota pertama kali turun gunung dan menginjak jalanan berbatu. keep it cool friend....

Berhubung ini masih suasana Ramadhan, gak ada salahnya (meski udah sangat-sangat telat, sebenarnya sih entri untuk awal Ramadhan udah aku bikinin jauh-jauh hari. Rupanya moment yang indah itu harus tergusur oleh kesibukan lainnya)  aku ngucapin Met puasa aja semoga Allah menjadikan kita orang-orang yang benar-benar puasa, yaitu orang yang bener-bener bisa menahan. sebab sampai pada hari gini masih banyak orang yang gak bisa menahan diri untuk berkata-kata kotor, menahan diri dari mengambil uang rakyat, buang sampah sembarangan, yang tidak kalah hebohnya adalah menahan diri dari menyalurkan hasrat pipis sembrangan sehingga hampir di semua terminal bus kita bau pesing.Ugh....makanya sekarang saudara-saudara kita pada milih pakai pesawat terbang...habis terminal bus kita pesing sih  :b (nggak ada hubungannya kali???) 

Ngomong,ngomong bila Ramadhan minggu pertama shaf sholat di masjid kalian masih pada penuh nggak? kalau di tempatku, minggu pertama masih pada anteng, alias stabil baik isya' maupun subuhnya. tetapi Jangan harap di minggu kedua dan seterusnya masih adem ayem kayak di minggu pertama. aku pribadi kadang kasihan. kasihan sama mereka dan kasihan ama masjidnya.
bagaimana tidak, mereka seolah-olah hanya ingin menyenangkan hati Tuhan saja. Padahal Tuhan tidak butuh untuk disenangkan. semua yang diperintahkanNya hanyalah demi kebaikan hambaNya semata.

"Nih Tuhan gue sudah hadir sholat berjamaah isya' dan subuh di minggu pertama"
di minggu yang kedua Tuhan bertanya,
"Kalian pada kemana? sehingga masjidKu engkau tinggalkan?"
"Mmmmm nganu Tuhan...kami tidak kuat, terlalu lama. apalagi imamnya si A itu waaah bikin pantat and kaki kesemutan"
Tuhan lalu menjawab,
"Memang kalian manusia sungguh punya sifat dasar tergesa-gesa (pengen cepet kaya, mulia, cepat masuk surga, cepet hisabnya, n cepet dalam segala hal termasuk bikin SIM, KTP, STNK dan lainnya) 
bila kalian ditimpa keburukan maka kalian berkeluh kesah, 
ditimpa kebaikan masih juga berkeluh kesah dan kikir. 
Mana sifat kebaikan kalian yang Aku pamerkan di hadapan malaikat kala itu?" 
Manusia kemudian berkata,
"Ini semua karena kami terpedaya oleh tipu muslihat setan, Tuhan!"
"ooh...tidak bisa, bukankah setan dan iblis sudah aku ikat di bulan suci ini. sehingga mereka
tidak bisa berkeliaran di antara kamu?"
Manusia masih berkelit lagi
"Tetapi Tuhan, masih mending kami yang mau tarawih dan subuhan daripada mereka yang tidak mau sama sekali?"
"Celaka...jika ada manusia yang seperti kalain ini. Bukankah kekasihku Muhammad saw telah mengingatkan kalian. bahwa 4 tanda manusia celaka

1. Selalu mengingat kebaikan yang dilakukan kepada orang lain.
    (padahal dia tidak tahu apakah amalan kebaikan itu diterima atau ditolah oleh Allah)
2. Melupakan keburukan yang dilakukan kepada orang lain. 
   (setiap satu keburukan pasti tertulis dalam kitab catatan malaikat 'ATID)
3. Memandang ke atas dalam urusan duniawi.
   (selalu takjub kepada orang yang lebih kaya dan berharap bisa seperti mereka)
4. Memandang ke bawah dalam urusan ukhrowi (akherat) 
   (selalu merasa lebih baik daripada orang lain karena ia berpatokan dengan orang yang di bawahnya)

Manusia kemudian pura-pura tidak mendengar dan berlalu begitu saja di hadapan Tuhan tanpa rasa risih ataupun sungkan sekalipun. Sementara Tuhan masih menatap dengan tatapan rahmat kepada hamba-hambaNya dan menyediakan ampunan bagi mereka yang mau kembali (bertaubat) kepadaNya.
Wallohu a'lam.


2 komentar:

  1. .sama om kayak di blendangan minggu ptama penuh bgt, coba seminggu kemudian.. tinggal berapa baris aja :)

    BalasHapus
  2. kemarin aku lihat masih mendingan kok, anyway, jaga aja dirimu untuk tetap aktif tarawih dan subuhan selama Ramadhan. jangan biarkan setan memperdaya kamu Itha. salam buat yang lainnya yach.

    BalasHapus

ISTIKQOMAH MEMANG SULIT

Dulu di awal mula aku bikin blog ini, semangatnya bukan main. Blog ini benar benar aku mulai dari nol. Berawal dari sering buka alamat blo...