Rabu, 23 Juni 2010

Ada Apa dengan Kedua Bola Mata Anakmu?



Pernahkah kita menatap kedua mata anak kita? why? memang ada apa? aku temukan sesuatu yang indah di kala aku tatap lekat kedua bola matanya. keindahan yang selama ini tidak pernah aku saksikan. OhTuhan...mengapa baru sekarang...mengapa tidak sedari dulu Engkau karuniakan nikmat ini.
ketika liburan kemarin aku sempatkan bermain-main dengan anak-anak. selama ini kadang aku sibuk dengan pekerjaan di kantor. kalau tidak ya...pasti ngisi acara di luar. bisa dibayangkan kan pergi pagi anak-anak baru bangun, masih riyip-riyip, aku udah pamitan ama mereka. tidak lupa ku kecup kening dan kedua pipi mereka. sebuah kebiasaan yang telah aku lakukan semenjak mereka masih bayi, pulangnya sore hari menjelang maghrib tidak jarang di atas jam 21.00. (wah kalau ini sih menyibukkan diri...hehehe) nggak kok....bener. Bila engkau sedang suntuk, dunia terasa sepi...sapa anakmu, dekati mereka, peluk mereka dan bercandalah. sebab selama ini kita kadang terlalu asyik dengan dunia kita sendiri, kita melihat bermain dengan anak-anak hanyalah menyebalkan. apalagi kalau lagi musim bola kayak gini...wahh seluruh acara bisa kalah ama GILA BOLA kita. hehehe.
Di kala engkau sedang bermain dengan mereka lalu tatap lekat kedua bola matanya dalam-dalam. sapu wajah mereka dengan lembut, pandangi rintik giginya, hidungnya dan bibir mungilnya ketika berbicara sesuatu engkau akan menemukan kedamaian. engkau akan menemukan kebahagiaan, engkau akan menemukan kejujuran,  kepolosan, tidak ada dusta, culas, ataupun tatapan merendahkan...tidak ada.
Tidak seperti pada waktu kita menatap mata kebanyakan orang sekitar kita. ada banyak makna yang bisa ditangkap dari sorot mata yang mengarah kepada kita. Tatap mata senang, penuh kasih dan ada kalanya tatapan iri, benci, penuh prasangka dan yang paling mengerikan adalah tatapan mata yang membinasakan....hiiiii serem.
Oleh karenanya Nabi saw mengajarkan kepada kita agar berlindung dari tatapan mata yang penuh kebencian dan membinasakan. dan jangan lupa untuk senantiasa berdoa,
"Ya Tuhanku karuniakanlah kepadaku isteri dan keturunan yang menyejukkan mata dan jadikanlah orang-orang yang bertakwa pemimpin bagi kami". Amin


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ISTIKQOMAH MEMANG SULIT

Dulu di awal mula aku bikin blog ini, semangatnya bukan main. Blog ini benar benar aku mulai dari nol. Berawal dari sering buka alamat blo...