Kamis, 10 Juni 2010

keagungan dan keindahan Muhammad saw (bag 2)

MUHAMMAD SAW KEHEBATAN DAN KEINDAHANNYA (2)

Ketika berbicara tanggal 12 Rabiul Awal maka ingatan  kita akan tertuju kepada sebuah peristiwa 14 abad yang lalu di mana manusia sempurna, nabi penutup telah dilahirkan ke muka bumi yang bernama Muhammad saw.  Informasi yang kita terima hanya menyebutkan beliau lahir pada waktu tahun gajah, karena saat itu tentara gajah Abrahah akan menyerang kota suci Mekah. Ditengarai saat itu tahun Masehi menunjukkan angka 571 atau abad ke 6, masa di mana dunia ketika itu tengah dilputi  oleh kegelapan. Gelap karena manusia menuhankan banyak tuhan, aturan kitab suci diabaikan dan penindasan oleh tirani kekuasaan membentang dari dunia timur hingga Barat. Ada dua kekuatan besar yang memerintah dunia pada waktu itu, pertama  Romawi kedua Persia.  Romawi sangat identik dengan kekristenannya dan Persia identik dengan Majusinya (menyembah api).
Kelahiran Muhammad saw dipandang sebagai tonggak pembebasan dan pencerahan manusia dari segala macam kegelapan, ketertindasan dan kemunduran ilmu pengetahuan  menjadi sebuah masyarakat yang memiliki budaya dan peradaban tinggi. tidaklah berlebihan kiranya jika    Michael H. Hart menempatkan Muhammad saw sebagai salah satu tokoh yang berpengaruh besar dalam sejarah umat manusia dan menempatkannya pada urutan nomor 1 di dunia.  Pertanyaannya adalah why? Berikut adalah pengakuan Michael H. Hart,
“Jatuhnya pilihan saya kepada Muhammad adalah karena ia satu-satunya manusa dalam sejarah yang berhasil meraih sukses-sukses luar biasa baik ditilik dari ukuran agama maupun ruang lingkup duniawi hanya dalam tempo tidak kurang dari 13 tahun.
Berasal dari keluarga sederhana Muhammad menegakkan dan menyebarkan salah satu dari agama terbesar di dunia, agama Islam. Dan pada saat yang bersamaan tampil sebagai seorang pemimpin yang tangguh, tulen dan efektif. Kini 14 abad sesudah wafatnya pengaruhnya masih tetap kuat, mendalam dan berakar.”
Sebagian besar dari rang-orang yang tercantum dalam buku tersebut merupakan manusia yang beruntung  karena lahir dan dibesarkan di pusat-pusat peradaban manusia, berkultur tinggi dan tempat perputaran politik bangsa-bangsa. Sementara Muhammad lahir di kota Mekah, bagian agak selatan jazirah Arab, sebuah tempat yang terbelakang dan tidak pernah diperhitungkan dalam peta sejarah m anapun, jauh dari usat perdagangan, seni maupun  ilmu pengetahuan. Menjadi anak yatim piatu di umur 6 tahun, dibesarkan dalam situasi sekitar yang sederhana dan rendah hati. Beliau juga merupakan nabiyil ummyi (nabi yang tidak bisa baca tulis), hingga umurnya mencapai 40 tahun nyaris belum terlihat sebuah kehebatan apapun, keluarbiasaaannya sebagai manusia tampak pun tidak.  
Laizmnya bangsa Arab pada waktu itu hampir keseluruhan tidak memeluk agama tertentu kecuali  menyembah berhala Lata, Hubal, Uzza, dan Mana ( Represenntatif dari dewa Matahari, Dewi bulan, dan kedua anak tuhan). Ada komunitas dan itupun sangat kecil jumlahnya yaitu pemeluk Yahudi dan Nasrani.
Diketika Muhammad saw diangkat menjadi nabi pada usia 40 tahun, mulailah penyebaran agama Islam dari kaum kerabat dan orang-orang terdekat. Selama kurang lebih 10 tahun di Mekah ini Islam mulai mendapatkan pengikut. Rupanya keadan ini tidak disukai oleh orang kafir Mekah dan tokoh-tokohnya. Maka mlulailah teror dan intimidasi dilancarkan demi untuk menghmabat dan menghapuskan agama baru, Islam yang menurut mereka akan sangat membahayakan tradisi dan kedudukan mereka di dalam komunitas klan-klan yang ada pada waktu itu.
Di tahun 622 M cemas terhadap keselamatan para sahabatnya yang satu persatu diculik, disiksa bahkan dibunuh Muhammad saw memutuskan untuk Hijrah ke Madinah. Di sinilah kemudian Islam berkembang dengat pesat dan memancarkan cahaya ke seluruh negeri-negeri sekitarnya. Di penghujung usianya yang sisa 2 tahun Rasulullah telah menyaksikan kemajuan yang luar biasa dalam hal cepatnya suku-suku Arab memeluk Islam, seluruh jazirah Arab hampir dipastikan telah memeluk Islam sebagai agama mereka.
Dalam tradisinya suku-suku Arab mudah sekali berpecah belah satau sama lain bahkan tidak jarang peperangan disulut oleh hal-hal yang sepele. Perang kemudian sudah menjadi menu keseharian. Yang lebih menggelitik lagi adalah ketika mereka dalam kondisi tenang dan damai antara-suku-suku yang ada kemudian mengadakan koordinasi untuk diadakan perang-perangan di hari yang mereka sepakati. Maka dimulailah adengan sandiwara mirip peperangan  sesungguhnya, ada penjarahan, pembakaran, adu tanding dan demikian seterusnya. Tradisi yang buruk itu dapat dihapus oleh Rasulullah lalu mempersatukan mereka di bawa bendera “laa ilaaha illallah”  Muhammadlah yang telah mengubah pasukan kecil orang-orang Baduwi yang sebelumnya tidak pernah mengalahkan tentara manapun untuk kemudian mampu melakukan serentetan penaklukan yang mencengangkan dalam sejarah manusia. Lihat bagaimana di sebelah Timur Laut berdiri kekaisaran Persia, di Barat Laut berdiri Bizantium Romawi dan di sebelah timur Romawi Timur dengan Konstatinopelnya, seluruhnya tunduk dan hormat kepada Islam. Semua itu dilakukan hanya dalam kurun 13 tahun. Subhanallah.....tidak ada  seorang pun dunia yang sanggup melakukan itu kecuali dialah Muhammad saw.
Ditilik dari jumlah dan ukuran jelas pasukan Arab (baca : pasukan Islam)  jelas tidak bakal mampu menandinginya. Namun, di medan pertempuran pasukan Islam dengan semangat membara, dengan sapuan kilatnya dapat menaklukkan Mesopotamia, Siria, dan Palestina. Pada tahun 642 Mesir direbut dari genggaman kaisar Byzantine. Sementara itu bala tentara Persia dihajar dalam pertempuran yang amat menentukan di Qadisiyah pada tahun 637 dan di Nehavend tahun 642.
Tapi penaklukan besar-besaran –dibawah pimpinan sahabat nabi dengan penggantinya Abu bakar dan umar bin Khattab—itu tidak menunjukkan Tanda-tanda berhenti sampai di situ. Pada tahun 711 pasukan Arab telah menyapu habis Afrika Utara hingga ke tepi samudera Atlantik. Dari situ mereka membelok ke utara dan menyeberangi selat Gibraltar (Jabal At Thoriq –salah satu panglima Islam yang dikirim ke wilayah Spanyol) dan melabrak kerajaan Vsighotic di Spanyol. Tidaklah mengherankan jika di eropa sampai kini Islam masih  menancapkan kebesarannya, dan musuh-musuh Allah ingin memadamkan api Islam di sana, namun Allah justeru menyempurnakan cahayaNya dengan apa yang Ia kehendaki. Tahukah anda bahwa Eropa saat ini sedang dilanda demam Islam? Subhanallah..
Kita bisa mengambil pointer dari sepenggal pemaparan kisah perjalanan Rasulullah saw di atas. Apa itu? Berbuatlah yang  terbaik pada hari ini. Kelak dunia akan mencatat hasil kerja keras kita. Manusia yang tidak  mengukir prestasi ia akan dilupakan oleh sejarah. Untuk bisa menorehkan tinta emas pada lembaran sejarah maka tirulah Muhammad saw. Bagaimana dalam waktu tidak kurang dari 13 tahun beliau mampu membuat seluruh jazirah Arab takluk di bawah bendera Islam dari yang semula, Arab, tidak pernah diperhitungkan dalam kancah sejarah menjadi harum namanya. Dari semula masyarakat Arab yang bodoh karena jauh dari ilmu pengetahuan menjadi masyarakat yang memiliki tatanan pengetahuan yang akhirnya menyebar ke dunia Barat. Dari semula masyarakat Arab yang mudah berpecah belah menjadi masyarakat yang bersatu padu dalam ikatan suci “laa ilaaha illallah.”dalam istilah sekarang, dialah Muhammad yang mampu mengubah Arab dengan wajah Islam from  Nothing to be Something.
 Biografi Muhammad saw yang demikian mengagumkan itu tidak akan mungkin bisa dikenali kalau muslim tidak pernah tahu. Untuk tahu paling tidak mereka pernah mendengar atau membaca. Masalahnya tidak semua orang bisa membaca. Jikalau kemudian ternyata mereka bisa membaca pun bisa tidak semua gemar membaca buku atau tidak ada waktu untuk membaca. Oleh karenanya dibutuhkan media untuk menyampaikan sejarah, perjalanan nabi yang dapat dihadiri banyak orang, ialah pengajian.  Pengajian Peringatan Maulud Nabi Muhammad saw diselenggarakan adalah dalam rangka mengenang, mengenal lebih dekat dan mencontoh kepribadian, perilaku dan semua yang ada pada diri Rasulullah saw. Pengajian merupakan tehnis dakwah sebagai sarana untuk mengumpulkan umat apalagi berbarengan dengan moment maulud nabi akan menambah ghirah (semangat) orang Islam untuk mendatangi forum tersebut.   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ISTIKQOMAH MEMANG SULIT

Dulu di awal mula aku bikin blog ini, semangatnya bukan main. Blog ini benar benar aku mulai dari nol. Berawal dari sering buka alamat blo...